Kabupaten Lebak masih kekurangan sekitar 1.600 guru lagi untuk
ditempatkan di sekolah-sekolah mulai SD sampai SMA agar pelayanan
terhadap sektor pendidikan dapat maksimal.
“Kami berharap kekurangan itu bisa terpenuhi sehingga pelayanan
pendidikan bisa berjalan maksimal,” kata Kepala Dinas Pendidikan
Kabupaten Lebak Asep Komar Hidayat di Lebak, Senin (17/2). Ia
mengatakan, kurangnya jumlah pengajar secara tidak langsung juga
memengaruhi peningkatan mutu dan kualitas pendidikan.
Ia menyebutkan banyak sekolah di pedalaman Lebak dengan tenaga guru yang
berstatus pegawai negeri sipil (PNS) hanya antara dua sampai tiga
orang. Mereka mengajar dengan jumlah murid hingga ratusan orang.
Asep mengaku pihaknya setiap tahun mengusulkan kekurangan tenaga
pendidik itu agar pemerintah membuka lowongan pengangkatan calon pegawai
negeri sipil (CPNS). Saat ini, kata dia, pengangkatan tenaga guru
berstatus PNS belum direalisasikan.
“Kami minta pemerintah bisa memenuhi kekurangan guru itu guna mendorong
peningkatan mutu pendidikan,” katanya. Ia juga menyebutkan sampai saat
ini Kabupaten Lebak juga kekurangan ruangan kelas sehingga banyak
ditemukan kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah saling berdesakan.
Kekurangan ruangan kelas tersebut jumlahnya mencapai ribuan dan
memerlukan biaya cukup besar, terlebih sekolah-sekolah yang berada di
desa terpencil. Keberadaan sekolah di desa terpencil dengan kondisi
tofografi perbukitan dan pegunungan.
Dengan begitu, kata dia, pelayanan pendidikan di daerah itu belum
maksimal. Idealnya, satu sekolah melaksanakan KBM diisi sebanyak 30
siswa, namun kenyataannya bisa mencapai 60 murid. “Kita setiap tahun
membangun kekurangan ruangan kelas itu, tetapi dana alokasinya dari APBD
relatif terbatas,” katanya.(Antara)
Title : Kabupaten Lebak Butuh Ribuan CPNS Guru
Description : Kabupaten Lebak masih kekurangan sekitar 1.600 guru lagi untuk ditempatkan di sekolah-sekolah mulai SD sampai SMA agar pelayanan terhadap ...